Kasus Penembakan Brigadir J, Pengamat Hukum Minta Publik Hormati Proses Penyidikan

- Jumat, 29 Juli 2022 | 07:15 WIB
Proses autopsi jenazah Brigadir J. (PMJ News)
Proses autopsi jenazah Brigadir J. (PMJ News)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengamat Hukum, Hendra Wijaya MH meminta publik untuk menghormati proses penyidikan pihak kepolisian dalam kasus penembakan terhadap Brigadir J.

Pasalnya, Mabes Polri hingga kini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus yang menewaskan Brigadir J.

Menurut Hendra, publik sebaiknya tidak membuat opini sendiri, agar kasus penembakan Brigadir J ini tidak semakin gaduh.

Baca Juga: Baca Ramalan Primbon Jawa soal Keistimewaan Weton Jumat Legi yang Jatuh pada 29 Juli 2022

Dia meminta kepada semua pihak, supaya menghormati proses penyidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Mari menahan diri dan menyerahkan penyelesaian kasus meninggalnya Brigadir J kepada pihak kepolisian. Sebab pengacara itu bukan dukun yang bisa memberikan asumsi pribadi," kata Hendra Wijaya dalam keterangannya, Kamis 28 Juli 2022.

Sisi lain, Hendra Wijaya memuji sikap Kapolri yang telah menonaktifkan tiga perwira Polri.

Baca Juga: Baca Asmara Zodiak Hari Ini 29 Juli 2022: Hari Sempurna Gairah Leo, Fantasi Virgo, Cancer Jadilah Keren!

Ketiganya yaitu Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Karo Paminal Brigjen Hendra, dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi.

"Ini kasusnya masih diselidiki, tapi banyak opini berkembang. Kasihan keluarga anggota Polri yang sudah dinonaktifkan tersebut. Mereka sudah mendapat tekanan secara psikologis," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengacara Kamaruddin Minta Oknum Jaksa Diperiksa

Jumat, 25 November 2022 | 16:48 WIB

RUU KUHP Segera Disahkan, Ini Komentar Ahli Hukum

Jumat, 25 November 2022 | 14:12 WIB
X