Ramai Soal Matahari Terbit dari Utara, BMKG: Itu Pelajaran SMP Jangan Dikaitkan Kiamat

- Jumat, 18 Juni 2021 | 22:51 WIB
Keindahan bentang alam negeri di atas awan ketika matahari terbit. Foto: Google Maps/Paisal Lusinharahap
Keindahan bentang alam negeri di atas awan ketika matahari terbit. Foto: Google Maps/Paisal Lusinharahap

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sebuah rekaman video beredar di media sosial memperlihatkan seorang warga yang mengarahkan kamera ke arah matahari pada Kamis, 17 Juni 2021.

Pada sekitar pukul 8.00 WIB, tampak matahari yang seharusnya terbit dari arah timur, justru terbit dari utara.

Perekam juga menunjukkan lokasi masjid yang menurutnya merupakan petunjuk arah sebelah timur di kawasan tersebut.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap DR Terduga Teroris di Tasikmalaya

Kemudian, dia pun menghubungkan kejadian itu dengan sebuah hadis yang menyebut salah satu tanda kiamat yaitu matahari terbit dari arah barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) buka suara terkait video viral matahari yang terbit dari arah utara.

Melihat ‘teori’ yang disampaikan masyarakat tersebut, Kepala bidang mitigasi gempa bumi dan tsunami BMKG, Daryono pun mengaku prihatin.

Daryono mengaku agak prihatin dengan video yang viral tersebut, padahal kejadian itu telah dipelajari saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya kok agak prihatin dengan viralnya kasus gerak semu matahari, padahal itu di pelajaran geografi saat SMP sudah diajarkan,” tulisnya dari akun Twitter @DaryonoBMKG, Jumat (18/7).

Daryono pun merasa sedih karena hal-hal semacam itu bisa sampai viral, bahkan menyinggung soal hari akhir.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X