Rakornas Kepegawaian, BKN Gandeng ESQ Wujudkan Birokrasi dan Manajemen ASN BerAKHLAK

- Jumat, 22 Juli 2022 | 05:15 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana saat memberikan sambutan dalam Rakornas Kepegawaian Tahun 2022, yang dilaksanakan secara hybrid, Kamis 21 Juli 2022. (suaramerdeka.com / dok BKN)
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana saat memberikan sambutan dalam Rakornas Kepegawaian Tahun 2022, yang dilaksanakan secara hybrid, Kamis 21 Juli 2022. (suaramerdeka.com / dok BKN)

BATAM, suaramerdeka.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggandeng ESQ Leadership Center menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun 2022 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis 21 Juli 2022.

Rakornas yang mengangkat tema "Birokrasi dan Manajemen ASN di Masa Depan” ini dilangsungkan secara hybrid dengan jumlah peserta yang hadir secara luring di Hotel Marriott Harbour Bay sebanyak 500 orang dan daring sebanyak 11.000 orang via zoom meeting dan YouTube.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Nasional Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa pemilihan tema rakornas sejalan dengan perkembangan teknologi dan peruabahan lingkungan yang sangat cepat.

Baca Juga: Rakernas KIBI Ke-X, Wadah Berhimpunnya Cendekiawan Biomedik Kedokteran

Jadi, birokrasi yang adaptif perlu dipercepat pembangunannya untuk mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.

Ia berharap melalui rakornas ini terbentuk kolaborasi yang kohesif dan sharing of knowledge terkait birokrasi dan manajemen ASN di masa depan.

"Persamaan persepsi dalam implementasi manajemen ASN akan berdampak dalam pelayanan publik yang baik bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Kebijakan WFH ASN Selama Sepekan, Menteri PANRB Sepakat dengan Usulan Kapolri

Senada dengan itu, Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini dalam keynote speech mewakili Plt Menteri PANRB Mahfud MD menyampaikan bahwa tema Rakornas sangat relevan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan multidimensi saat ini di era digital.

"Tentu saja pada masa pandemi Covid-19 secara simultan disrupsi tatanan kehidupan kita menjadi berubah. Kami didorong untuk beradaptasi menjadi lebih cepat melalui perubahan tata cara kerja disertai penguatan kompetensi dan teknologi sesuai dengan kemajuan zaman," ujar Rini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X