Kenaikan Elektabilitas Airlangga, Akademisi: Memungkinkan Jadi Kuda Hitam

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 05:39 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dokumentasi Golkar)
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dokumentasi Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga disebut berpotensi sebagai "Kuda Hitam" pada Pilpres 2024 yang akan datang.

Hal itu seperti kata Robi Nurhadi Dosen Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Nasional tak lepas dari menguatnya peran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam mengoordinasikan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah krisis ketidakpastian global. 

"Pak Airlangga berpotensi jadi Kuda Hitam. Tidak mudah menafikan eksistensinya dalam keberhasilan perekonomian Indonesia ditengah krisis ketidakpastian global saat ini," kata dia.

Baca Juga: Bantu UMKM, PLN UPT Salatiga Salurkan Program TJSL untuk Kelompok Pemuda Tani Sedyo Utomo

"Apresiasi masyarakat sudah mulai terlihat dari beberapa hasil survey dalam tiga bulan terakhir ini", kata Robi Nurhadi saat ditanya para wartawan.

Kepala Pusat Penelitian Pascasarjana Universitas Nasional tersebut menunjukan hasil pengamatannya terhadap beberapa lembaga survei yang rilis pada Maret hingga Juni 2022.

Melesatnya posisi elektabilitas Airlangga, menurut Robi, bukan tanpa kritik. Indometer misalnya, meski merilis hasil survey yang positif, tapi juga melihat sisi negatif dari potensi merosotnya perolehan Partai Golkar pada Pemilu 2024 ke depan.

Baca Juga: Gudang Pupuk Saprotan Terbakar, Asap Masih Keluar, Kerugian Belum Dihitung

"Saya kira wajar saja adanya anomali politik seperti itu. Melesatnya figur tidak berkorelasi ke partai. Tapi hal itu hanya soal kemampuan menciptakan coattail effect", tambah peneliti senior UNAS tersebut.

Robi menambahkan bahwa banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam keterpilihan seseorang sebagai presiden.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X