Lapor SPT Pajak Kini Bisa Pakai NIK, Dirjen DJP: Data Wajib Pajak Tetap Rahasia  

- Rabu, 20 Juli 2022 | 18:37 WIB
Para Wajib Pajak melaporkan SPT pajak dengan memanfaatkan aplikasi e-filing. (Hallosultra/Dok.Kemenkeu @Lutfi)
Para Wajib Pajak melaporkan SPT pajak dengan memanfaatkan aplikasi e-filing. (Hallosultra/Dok.Kemenkeu @Lutfi)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wajib Pajak (WP) kini tak perlu mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini sudah terintegrasi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

"Orang wajib pajak kini dapat menggunakan NIK dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya," ungkap Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo dalam keterangan resmi yang dirilis Selasa (19/7).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara langsung meresmikan peluncuran inovasi tersebut pada Selasa (19/7) di Aula Chakti Buddhi Bhakti Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Ini Disebut Mendatangkan Sial untuk Pemilik Rumah, Bonsai Mahal Juga Termasuk Say!

Menkeu dan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo mendemokan login ke aplikasi pajak.go.id menggunakan NIK sebagai tanda mulainya perubahan besar tersebut.

Sebanyak 19 Juta NIK kini sudah terintegrasi dengan NPWP. Artinya, tahun ini melapor SPT dengan menggunakan NIK.

"Baru 19 juta NIK yang kami dapat lakukan pemadanan dengan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)," kata Suryo.

Baca Juga: Datangkan Hoki dan Rezeki, Perhatikan 6 Cara Feng Shui Menata Pohon dan Tanaman Hias di Depan Rumah

Sementara itu Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor mengungkapkan, data Wajib Pajak tetap bersifat rahasia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X