Batuk-Pilek Landa Jemaah, Ada yang Demam hingga Tak Bisa Tidur

- Selasa, 19 Juli 2022 | 20:02 WIB
Jemaah mendatangi layanan kamar yang dibuka TKHI terutama bagi jemaah yang ingin menemui dokter dan perawat kloternya. (suaramerdeka.com/dok)
Jemaah mendatangi layanan kamar yang dibuka TKHI terutama bagi jemaah yang ingin menemui dokter dan perawat kloternya. (suaramerdeka.com/dok)

MAKKAH, suaramerdeka.com - Menjelang keberangkatan ke Madinah, jemaah gelombang 2 keberangkatan haji banyak yang dilanda batuk dan pilek sehingga berpengaruh pada aktivitas.

Mereka di antaranya mengaku tak bisa tidur dan bahkan demam. Klinik yang dibuka di lantai dasar Hotel 508 Misfalah, Makkah, misalnya, banyak didatangi jemaah.

Tak hanya itu, jemaah juga mendatangi layanan kamar yang dibuka TKHI terutama bagi jemaah yang ingin menemui dokter dan perawat kloternya.

Baca Juga: PT Pertamina Patra Niaga Bertanggung Jawab terhadap Seluruh Korban Rem Blong Truk Tangki Pertamina

Selain menyampaikan keluhannya, mereka juga banyak yang langsung meminta obat terutama dalam bentuk cair yakni OBH yang diplesetkan menjadi obat batuk haji.

"Permintaan terhadap obat batuk dari jemaah memang meningkat dalam dua tiga hari terakhir," kata TKHI Bandung Barat, dr Dwi Puspitasari Anggraeni, Selasa (19/7/2022).

Petugas TKHI sendiri berupaya memenuhi permintaan jemaah karena stok yang tak mencukupi di antaranya dengan mengajukan amprahan ke KKHI Makkah.

Mereka diharapkan bersabar karena permohonan obat tentu memerlukan waktu. Sebagai alternatif, jemaah disarankan membeli obat cair yang cenderung menjadi favorit ke farmasi atau apotik yang berada di sekitar pemondokan.

Baca Juga: Cek Karakter 12 Zodiak Kamu, Tanaman Hias Ini Ternyata Cocok untuk Aries yang Nggak Suka Ribet

Selebihnya, jemaah diharapkan mampu menjaga kondisi tubuhnya. Di antaranya dengan tetap menjaga asupan, terlebih ada jatah makan 3 kali sehari yang semestinya jangan dilewatkan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X