Program KBIHU Pertimbangkan Kesehatan Jemaah Haji

- Minggu, 17 Juli 2022 | 18:28 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan pers setelah rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Kantor Urusan Haji Jeddah. (SM/Surya Yuli P)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan pers setelah rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Kantor Urusan Haji Jeddah. (SM/Surya Yuli P)

JEDDAH, suaramerdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memperhatikan kesehatan jemaah haji dengan melaksanakan program yang disesuaikan tingkat kesehatan jamaah.

Hal ini penting dilakukan dalam rangka menjaga kondisi kesehatan jamaah.

Wartawan Suara Merdeka, Surya Yuli Purwariyanto, anggota Media Center Haji (MCH) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melaporkan,

setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, Mina, serta ibadah proses ibadah haji lainnya, jamaah mengalami kelelahan.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Bonsai Harganya Mahal, Salah Satunya Bisa Memperpanjang Usia Hidup Penghuni Rumah Pemiliknya

Temuan di lapangan banyak agenda kegiatan jamaah, di luar program pelaksanaan ibadah haji yang diatur pemerintah.

''Temuan kita, masih banyak jamaah haji yang memaksakan diri melaksanakan ritual sunnah. Termasuk program dari KBIHU.

Menurut kami perlu lebih memperhatikan kondisi jemaah,'' kata Yaqut Cholil Qoumas, setelah memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji di Kantor Urusan Haji Jeddah, Sabtu (16/7).

Hadir delegasi Amirul Hajj, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI di Jeddah Eko Hartono, Tim Pengawas, Stafsus Menag,

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief dan jajarannya, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X