Kasus Baku Tembak Polisi, Prof Mahmutarom: Harus Disikapi Jernih

- Jumat, 15 Juli 2022 | 06:15 WIB
Ilustrasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Jakarta Selatan. (pixabay.com)
Ilustrasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Jakarta Selatan. (pixabay.com)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kasus dugaan baku tembak di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, kawasan Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan masih menyisakan pertanyaan publik.

Bahkan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo meminta kasus baku tembak polisi tersebut dituntaskan hingga terang benderang.

Menanggapi perjalanan kasus baku tembak polisi ini, Guru Besar ilmu hukum pidana Unwahas Prof Dr Mahmutarom memberikan dukungan untuk pengungkapan realita yang sesungguhnya.

"Pendapat saya kasus tersebut harus disikapi jernih," kata Direktur Program Pascasarjana Kampus Unwahas tersebut.

Baca Juga: Ousmane Dembele Bertahan di Barcelona, Perpanjang Kontrak hingga 2024

Ini artinya butuh dikesampingkan berbagai asumsi yang sudah terlanjur beredar di tengah masyarakat.

Pandangan jernih diinginkan juga untuk membantu membuka tabir yang selama ini menutupi perkara tersebut.

"Faktanya terdapat satu polisi yang meninggal. Selebihnya ada lagi anggota korps bhayangkara yang diduga menembak rekannya karena mempertahankan diri," urai dia.

Penyelidikan yang dilakukan semestinya fokus pada persoalan ini dan tidak boleh melebar.

Baca Juga: Emang Raja Cuan, Keuangan 5 Zodiak Ini Tak Pernah Kering Bak Mata Air, Mutlak Kaya Raya!

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ikadin : Profesi Advokat Wajib Junjung Kode Etik

Rabu, 28 September 2022 | 15:40 WIB
X