Tak Masukkan Hasil Tes PCR ke Sistem NAR Kemenkes, Izin Operasional Laboratorium Terancam Dicabut

- Rabu, 13 Juli 2022 | 11:48 WIB
Ilustrasi tes Covid-19 untuk dimasukkan ke laboratorium. (lukasmilan dari Pixabay)
Ilustrasi tes Covid-19 untuk dimasukkan ke laboratorium. (lukasmilan dari Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar seluruh laboratorium pemeriksaan tes Covid-19 agar memasukan hasil tes PCR ke dalam sistem New All Record (NAR) Kemenkes.

Bila hal ini tidak dilakukan, izin operasional laboratorium akan dibekukan bahkan bisa dicabut.

"Kalau sampai kita menemukan mereka tidak memasukan hasil tes PCR, akan dibekukan izinnya. Dan kalau tetap tidak patuh, izin operasionalnya akan dicabut. Laboratorium wajib memasukkan data semua orang yang dites PCR,'' ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dikutip dari website Kemenkes RI, hari ini.

Baca Juga: Piala AFF U-19: Timnas Vietnam Dapat Perlindungan Ketat dari Pihak Keamanan

Instruksi ini dikeluarkan setelah banyaknya laporan masyarakat yang melakukan tes PCR tapi tidak mau hasilnya tercantum di aplikasi PeduliLindungi.

Mereka bahkan meminta Lab pemeriksaan untuk tidak melaporkan hasilnya ke dalam sistem NAR Kemenkes supaya tidak muncul hasil pemeriksaan di PeduliLindungi.

Seperti diketahui dengan hasil PCR positif akan diberikan label hitam di PeduliLindungi.

Label hitam ini akan membuat pasien tidak bisa masuk ke pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel dan juga transportasi umum.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 13 Juli 2022: Dengar Percakapan Elsa dan Ricky, Bagaimana Nasib Mama Sarah?

Padahal hal ini bisa mencegah penularan virus Covid-19 ke yang lain.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X