65 Kalurahan di Sleman Sediakan Shelter

- Jumat, 18 Juni 2021 | 10:30 WIB
Shelter UII siap tampung pasien Covid-19 kategori tanpa gejala dan gejala ringan.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Shelter UII siap tampung pasien Covid-19 kategori tanpa gejala dan gejala ringan.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com -Setiap kalurahan di Kabupaten Sleman diminta untuk menyediakan shelter Covid-19.

Arahan ini diperkuat dengan Instruksi Bupati Nomor 14 Tahun 2021 yang dikeluarkan pada 11 Juni lalu.

Imbauan untuk membentuk shelter tingkat padukuhan sebenarnya sudah disampaikan sejak awal masa pandemi.

Namun kenyataannya, sampai saat ini belum semua kalurahan memiliki fasilitas isolasi bagi pasien tanpa gejala atau gejala ringan tersebut.

Baca Juga: PPKM Mikro Diperpanjang, Peran Unsur Desa / Kelurahan Tidak Kalah Penting

Data Satgas Penanganan Covid-19 Sleman menyebutkan, dari 86 kalurahan baru 65 yang mempunyai shelter dengan kapasitas 1.179 bed.

"Tempat yang digunakan sebagai shelter beragam. Ada gedung kalurahan, balai pertemuan, maupun kerjasama dengan perguruan tinggi di lingkungan sekitar," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi, Jumat (18/6).

Shelter tingkat kalurahan ini dibiayai menggunakan dana dari APBKalurahan. Pengelolaannya meliputi gedung, sarpras pendukung, logistik bagi penghuni maupun petugas, dan SDM yang terdiri dari tenaga kesehatan, dan pengawas.

Baca Juga: UNDP dan UIII Akan Dirikan Center of Excellence Keuangan Islam dalam Capai SDGs

Reaktivasi shelter kalurahan ini sendiri tidak lepas dari ketidakpatuhan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X