Waspadai Pinjaman Online Tidak Terdaftar dari Layanan Fintech, OJK: Sangat Merugikan

Red
- Kamis, 17 Juni 2021 | 20:13 WIB
Waspada Pinjaman Online/Foto Youtube
Waspada Pinjaman Online/Foto Youtube


KEDIRI, suaramerdeka.com - Kemajuan teknologi saat ini ada banyak cara yang dimanfaatkan bagi perusahaan fintech untuk mengembangkan usaha mereka. Salah satunya adalah pinjaman online.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan layanan Fintech pinjaman online yang tidak terdaftar, karena sangat merugikan.

"Kalau pinjaman daring tidak berizin suka-suka dia, karena tidak ada Otoritas. Dia hanya perlu izin ke Google, kalau Google membolehkan untuk mengunggah ya sudah," kata Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani saat seminar daring tentang outlook inovasi keuangan digital dan risikonya bersama OJK Kediri di Kediri, Kamis, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Petik Hasil Negatif, Hadapi Korea Selatan

OJK menyesalkan dengan mudahnya perusahaan fintech pinjaman online untuk mengunggah layanan mereka. Harusnya, Google bertanya dulu ke lembaga berwenang apakah perusahaan itu sudah resmi terdaftar atau belum.

Namun, nyatanya saat ini ketika ada keberatan dari otoritas terkait, baru Google akan menurunkan layanan tersebut.

"Ini aturan kurang pas. Padahal jika sudah masuk (diunggah) bisa ke mana-mana. Jadi, harusnya bisa membedakan pinjaman yang berizin dan tidak berizin," kata dia.

Baca Juga: AstraZeneca dan Sinopharm, Ini Beda Kandungan dan Efek Sampingnya

Ia juga menambahkan perusahaan itu akan dengan mudah memanfaatkan berbagai macam layanannya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X