Pelaporan Omzet Dalam SPT Tidak Sesuai, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejari Semarang

- Jumat, 8 Juli 2022 | 14:48 WIB
Tersangka perpajakan berinisial MY, Direktur PT TUJP yang bergerak di bidang jasa pemborongan pekerjaan, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Kamis, 7 Juli 2022. Suaramerdeka.com/dokumentasi DJP Jawa Tengah I.  (suaramerdeka.com/dok)
Tersangka perpajakan berinisial MY, Direktur PT TUJP yang bergerak di bidang jasa pemborongan pekerjaan, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Kamis, 7 Juli 2022. Suaramerdeka.com/dokumentasi DJP Jawa Tengah I. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tersangka perpajakan berinisial MY, Direktur PT TUJP yang bergerak di bidang jasa pemborongan pekerjaan, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Kamis, 7 Juli 2022.

MY yang terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Semarang Barat tidak melaporkan keseluruhan peredaran omzet dalam SPT Masa PPh Badan Tahun Pajak 2017.

Perbuatan tersangka tersebut menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp1.316.435.441.

Baca Juga: Shinzo Abe Alami Henti Jantung Usai Ditembak di Bagian Dada

Kejaksaan Negeri Semarang melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Semarang Iman Khilman menyatakan penyerahan dilakukan setelah berkas perkara penyidikan dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa peneliti sebagaimana tertuang dalam surat Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah nomor B-1759/M.3.5/Ft.2/05/2022 tanggal 31 Mei 2022.

MY disangka melakukan tindak pidana perpajakan karena melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang menyatakan “dengan sengaja menyampaikan Surat Pemberitahuan dan atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara”.

"Untuk kepentingan penuntutan tersangka, MY langsung ditahan di Lapas Kedung Pane Semarang. Selanjutnya kami akan melakukan pelimpahan perkara ke pengadilan untuk dilakukan pemeriksaan. Sembari menunggu penetapan dari sidang dan majelis hakim yang ditunjuk untuk menangani perkara,” kata Iman.

Baca Juga: Pancasila dan Ancaman Pengasong Khilafah

Plt. Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kanwil DJP Jawa Tengah I Teguh Setyobudi Suwondo menjelaskan penyerahan tersangka tersebut telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan melalui tahapan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-perundangan yang berlaku.

Menurutnya tindakan ini merupakan upaya terakhir atau ultimum remedium.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X