Indonesia Harus Manfaatkan Potensi Kelautan untuk Tingkatkan Daya Saing Global

- Selasa, 5 Juli 2022 | 10:48 WIB
ilustrasi kelautan di Indonesia. (pexels.com - Belle Co)
ilustrasi kelautan di Indonesia. (pexels.com - Belle Co)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia Harus memanfaatkan potensi sumber daya alam dengan bijaksana, agar memiliki daya saing di kancah global.

Survei independen yang dirilis pada Hari Laut sedunia 8 Juni 2022 lalu, tentang sikap terhadap makanan laut dan kesehatan laut yang dilakukan oleh GlobeScan terhadap 25.000 responden di 23 negara menemukan bahwa hampir 90 persen responden khawatir tentang keadaan lautan.

Di mana Portugial, Korea Selatan dan Prancis yang paling khawatir serta responden Tiongkok, Polandia, Singapura dan Afrika Selatan yang paling optimistis dengan kondisi lautan.

Dalam survei itu juga terungkap kekhawatiran paling tinggi terhadap masalah di lautan antara lain terkait polusi (65 persen), penangkapan ikan berlebihan (44 persen), dan perubahan iklim (37 persen).

Baca Juga: Kebumen International Expo 2022 Jadi Pengungkit Lompatan Ekonomi, Banyak Target Terlampaui

Hampir 73 persen konsumen yang disurvei percaya bahwa masyarakat harus makan makanan laut dari sumber yang berkelanjutan, naik dari 65% jika dibandingkan dengan dua tahun lalu.

Menanggapi itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan meningkatnya kesadaran masyarakat dunia tentang pentingnya masa depan laut harus mendorong Indonesia untuk secara sungguh-sungguh mengelola sumber daya kelautannya dengan baik dan berkelanjutan.

"Masih banyak potensi di laut kita yang belum dimanfaatkan dengan baik. Di tengah kondisi persaingan di kancah global saat ini, potensi sumber daya alam laut kita harus mendapatkan perhatian yang serius," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam rangka Hari Kelautan Nasional yang diperingati setiap 2 Juli.

Baca Juga: Kegiatan Stable Makin Disukai, Lalu Bagaimana Cara Jinakkan Kuda? Simak Kata Praktisi

Dalam proses pemanfaatan sumber daya kelautan itu, lanjut Lestari Moerdijat, tentu saja jangan ditinggalkan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X