Haji Akbar, Arab Saudi Tetapkan Wukuf Hari Jumat

- Jumat, 1 Juli 2022 | 16:09 WIB
SUDAH SIAP : Tenda-tenda tempat pelaksanaan wukuf di Arafah sudah dipersiapkan bagi ribuan jamaah haji, termasuk jamaah dari Indonesia. (suaramerdeka.com/MCH)
SUDAH SIAP : Tenda-tenda tempat pelaksanaan wukuf di Arafah sudah dipersiapkan bagi ribuan jamaah haji, termasuk jamaah dari Indonesia. (suaramerdeka.com/MCH)

MAKKAH, suaramerdeka.com - Ibadah haji tahun ini sangat spesial bagi jamaah Indonesia, karena selain digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19, juga berlangsung bertepatan dengan haji akbar.

Hal itu berdasarkan keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan pelaksanaan wukuf atau Hari Arafah pada Jumat tanggal 8 Juli, dan Idul Adha pada Sabtu 9 Juli.

Wartawan Suara Merdeka, Surya Yuli Purwariyanto, anggota Media Center Haji (MCH) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melaporkan, Jumat (1/7), Kantor Berita Resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), telah melansir penetapan awal Dzulhijjah.

Baca Juga: Viral Mbah Kerto Beli Pajero Pakai Uang Sekarung, Umur 103 Tahun Masih Nyetir Bawa Mobil Sendiri

Keputusan yang sama juga disampaikan sejumlah media resmi Arab Saudi lainnya. Bulan sabit menandai awal bulan Dzulhijah telah terlihat di Kawasan Tumair.

Wakil Ketua PPIH Arab Saudi, Nasrullah Jasam mengakui, jatuhnya wukuf Arafah pada Hari Jumat banyak dinantikan umat Islam yang melaksanakan ibadah haji, dengan berbagai keistimewaannya.

''Wukuf arafah pada Jumat itu banyak yang menyebut Haji Akbar. Menjadi istimewa karena pada hari Jumat,'' jelas pemerhati sejarah islam itu.

Baca Juga: Wanita Punya Libido Rendah, Cari Tahu Faktornya dari Medis Sampai Psikologis

Keutamaan

Alumnus Pesantren Assidiqiyyah Jakarta ini menerangkan pula, Jumat banyak memiliki keutamaan. Jika ada jamaah haji berwukuf di hari tersebut, tentu akan dilipatgandakan pahalanya sesuai dengan amaliah kemuliaan di Jumat itu.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X