Terkait Pelabelan BPA, KPPU Bisa Menggunakan Hak Inisiatif

- Jumat, 1 Juli 2022 | 06:45 WIB
 Pakar hukum persaingan usaha, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH. M.Li. (suaramerdeka.com / dok pribadi)
Pakar hukum persaingan usaha, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH. M.Li. (suaramerdeka.com / dok pribadi)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pakar hukum persaingan usaha, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH. M.Li mengatakan KPPU bisa menggunakan hak inisiatif terkait wacana pelabelan BPA pada kemasan galon guna ulang.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara itu membantah pernyataan bahwa wewenang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam konteks ini baru bisa dijalankan ketika nantinya ada efek dari pemberlakuan peraturan itu dan apabila ada keluhan bahwa ada indikasi persaingan usaha tidak sehat.

Menurut Ningrum, KPPU itu memiliki hak inisiatif tanpa ada laporan sekalipun untuk melakukan pemeriksaan terhadap kebijakan atau pelaku usaha yang dicurigai ada persaingan usaha tidak sehat di dalamnya.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 1 Juli 2022: Pisces Agresif, Komplikasi Aquarius, Capricorn Dengar Kata Hati!

“Kalau ada issue menyangkut persaingan .. ya bahkan KPPU punya hak inisiatif tanpa ada laporan pun,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu jelas termuat dalam UU No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat pasal 40 yang menyebutkan.

Ningrum juga menanggapi pernyataan Mursal Maulana, pengajar FH Unpad, yang mengatakan bahwa KPPU dan BPOM adalah dua lembaga yang memiliki wewenang di wilayah berbeda.

Baca Juga: Jangan Bingung, TV Digital Itu Gratis Tapi Layanan Streaming Itu Berbayar

“Memang dua wilayah yang berbeda, tapi kalau berdampak terhadap competitiveness, ya wajarlah KPPU memberi perhatian. Kenapa harus menunggu komplain?” Apa gunanya competition check list kalau melihat bakal menjadi beban?” cetusnya.

Komisioner Komisi Pengawas Persaingan usaha (KPPU), Chandra Setiawan menegaskan memang ada perbedaan perspektif antara BPOM dan KPPU dalam melihat revisi kebijakan yang akan melabeli “berpotensi mengandung BPA” pada galon guna ulang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X