Kerugian Korupsi Rp8,8 Triliun Garuda Indonesia Gede Sih, Tapi Ada yang Lebih, Ini Daftarnya

- Selasa, 28 Juni 2022 | 20:57 WIB
Ilustrasi korupsi Garuda Indonesia. (Pixabay/EmAji)
Ilustrasi korupsi Garuda Indonesia. (Pixabay/EmAji)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas pengadaan pesawat PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. TA 2011-2021 telah diterima Kejaksaan Agung.

Dari data tersebut, ditemukan uang negara sejumlah Rp8,8 triliun menguap untuk keuntungan sejumlah pihak.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menerangkan hal ini dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin 27 Juni 2022.

"Hasil audit pemeriksaan kerugian negara PT Garuda Indonesia senilai Rp8,8 triliun," terangnya.

Baca Juga: Baik Dipelihara, Inilah 10 Ciri-ciri Perkutut yang Dipercaya Bisa Mendatangkan Rezeki dan Kekayaan

Nilai tersebut merupakan nominal kerugian yang ditimbulkan oleh Garuda atas pembelian pesawat.

Dalam durasi tersebut, pengadaan pesawat yang dilakukan berjeni CRJ-1000 dan ATR-72 dengan jumlah 23 unit.

Keterangan ini dikonfirmasi Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam kesempatan yang sama.

"Ini pengadaannya yang nilainya terlalu tinggi. Sehingga pada saat pengoperasiannya itu, nilai biaya operasionalnya itu lebih tinggi dari pada pendapatannya," terangnya.

Baca Juga: Cek Ramalan Kartu Tarot, Rabu, 29 Juni 2022, Zodiak Pisces, Scorpio, Aquarius, Sagitarius, Capricorn dan Libra

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X