Bersihkan Premanisme, Pelabuhan Bisa Tiru KAI

Red
- Kamis, 17 Juni 2021 | 10:39 WIB
SM/dok : Djoko Setijowarno
SM/dok : Djoko Setijowarno

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pihak operator pelabuhan dapat belajar dari PTKereta Api untuk menangani premanisme.

Dulu banyak stasiun KA kumuh dan penuh aksi premanisme, tapi beberapa tahun terakhir ini rapi, menarik, dan relatif bersih dari para preman. Salah satu solusi yang dijalankan KAI di stasiun, menurut pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno, adalah dengan melibatkan unsur TNI/Polri untuk mengatasi para preman.

”Operator KA punya nyali, mestinya operator pelabuhan meniru operator KA bagaimana membersihkan aksi premanisme di pelabuhan. Saya menyarankan, jadikan TNI AL dari kesatuan Marinir sebagai kepala pengamanan pelabuhan,” kata Djoko, Rabu (16/6).

Aksi premanisme di pelabuhan, lanjut Djoko, sudah berlangsung lama dan terjadi hampir di semua pelabuhan besar yang aktivitasnya tinggi. Hal ini terkait dengan masalah sosialekonomi.

Jika lingkungan pelabuhan dipenuhi masyarakat yang tergolong miskin dan kumuh, dapat dipastikan hal itu terjadi. ”Bahkan juga terjadi kongkalikong dengan oknum aparat. Justru seperti sengaja dipelihara oleh oknum tersebut,” kata Djoko.

Dalam bidang apa pun, menurut dia, apabila pelanggaran murni dilakukan oleh pelaku pasti hanya akan berlangsung sementara, dalam hitungan minggu atau beberapa bulan. Tetapi kalau pelanggaran sudah berlangsung rutin dan terusmenerus, pasti ada kerja sama dengan aparat.

Terkait kemiskinan masyarakat di kawasan pelabuhan, menurut Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia itu, memang menjadi kewajiban pemda setempat untuk mengurus dan membereskannya.

Tapi bukan berarti manajemen pelabuhan tutup mata dan lepas tangan. Memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak di sekitar kawasan pelabuhan bisa ditempuh.

Dananya bisa bersumber dari CSR atau dari gaji bulanan direksi dan komisaris operator pelabuhan.

Seperti diketahui, operasi premanisme tengah gencar dilakukan oleh Polri. Salah satu yang disasar adalah kawasan pelabuhan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Kabareskrim Komjen Agus Andrianto pun menerbitkan surat telegram (ST) untuk menciptakan situasi aman bagi masyarakat di pelabuhan.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X