BOR 43 Daerah di Atas 70 Persen, Airlangga: Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Akan Ditingkatkan

- Kamis, 17 Juni 2021 | 09:36 WIB
KETERANGAN PERS: Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (14/6/2021), di Jakarta. (Humas Setkab/Agung)
KETERANGAN PERS: Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (14/6/2021), di Jakarta. (Humas Setkab/Agung)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah terus mengakselarasi dan mengintensifkan upaya penanganan peningkatan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah meningkatkan kapasitas tempat tidur untuk pasien di rumah sakit (RS) hingga mencapai 40 persen, terutama di Kabupaten/kota zona merah dan tingkat keterisian tempat tidur atau BOR yang tinggi.

Data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 BOR per 13 Juni 2021, khususnya di tiga provinsi di Pulau Jawa sudah menyentuh angka di atas 70 persen, jauh lebih tinggi daripada BOR nasional 52 persen.

Baca Juga: DKI Jakarta Gelar Vaksinasi untuk Warga 18 Tahun ke Atas, Masyarakat Jangan Ragu

Tiga provinsi dengan BOR tertinggi tercatat DKI Jakarta (74 persen), Jateng (70 persen), dan Jabar (70 persen).

Total di seluruh Indonesia terdapat 43 Kabupaten/Kota yang mempunyai BOR di atas 70 persen yang sebagian besar berasal dari ketiga provinsi tersebut.

Jawa Tengah tercatat terbanyak, Jateng (17 Kabupaten/Kota), dan Jabar (12 Kabupaten/Kota) dan DKI Jakarta (4 kota).

Baca Juga: Ekonom UGM: UU Cipta Kerja Memudahkan Investor Masuk ke Indonesia

Airlangga menyebut, pemerintah segera meningkatkan kapasitas tempat tidur (TT) untuk Covid-19 di setiap RS, dengan peningkatan sebesar 30-40 persen, terutama di Kabupaten/Kota Zona Merah dan memilki BOR tinggi (di atas 60 persen).

Kapasitas TT untuk Covid-19 juga akan ditingkatkan di Rumah Sakit Rujukan di kota terdekat atau di Ibu kota Provinsi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X