Jual Minuman Beralkohol Ilegal, 12 Gerai Holywings di Jakarta Resmi Ditutup

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:58 WIB
Gerai Holywings (Instagram @holywingsindonesia)
Gerai Holywings (Instagram @holywingsindonesia)

SUARAMERDEKA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mencabut izin usaha 12 gerai Holywings yang ada di Jakarta.

Keputusan tersebut sebagai tindak lanjut usai gerai Holywings menjual minuman beralkohol secara ilegal.

“Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra dikutip suaramerdeka.com dari ppid.jakarta.go.id, Senin (27/6).

Baca Juga: Dinilai Lepas Tangan Kasus Penistaan Agama, Ini Profil dan Biodata Ivan Tanjaya, Pendiri Holywings Indonesia

Izin usaha Holywings dicabut oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta.

Pihak Pemprov DKI menjelaskan, 12 gerai Holywings ditemukan menjual minuman beralkohol, padahal izin usaha pendirian gerai itu bukan untuk menjual minuman beralkohol.

Berdasarkan perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group di Jakarta belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301.

Baca Juga: Bedak Ketebalan Bikin 'Belang' di Wajah Tiara Andini, Warganet Kesal: Siapa MUA-nya?

Ia menyebutkan sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimiliki oleh operasional usaha bar.

Namun, Holywings hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221, di mana dengan kepemilikan izin tersebut Holywings hanya diperbolehkan menjual minuman beralkohol untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X