24.878 Tersangka Ditangkap Terkait Narkoba Sepanjang Januari-Juni 2021

- Rabu, 16 Juni 2021 | 20:57 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silahturahmi dengan para tokoh agama di Bangkalan, Madura. SM/Dok
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silahturahmi dengan para tokoh agama di Bangkalan, Madura. SM/Dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dari Januari sampai Juni 2021, Polri telah mengungkap 19.229 kasus penyalahgunaan narkoba dengan mengamankan sebanyak 24.878 tersangka.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021.

Dengan adanya pengungkapan kasus tersebut diperoleh barang bukti sabu-sabu seberat 7.696 kilogram, ganja 2.100 kilogram, heroin 7,3 kilogram, tembakau gorila 34,3 kilogram, dan ekstasi ‪239.277‬ butir.

Baca Juga: Tekan Sebaran Varian Baru Covid-19, Perbanyak di Rumah dan Taat Pakai Masker

Sehingga jika dikonversikan bernilai Rp11,66 triliun.

"Nilai barang bukti yang diamankan senilai Rp11,66 triliun dan menyelamatkan 39,24 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba," ucapnya.

Kapolri mengungkapkan masuknya narkoba ke Indonesia tidak terlepas dari pengaruh sindikat narkoba internasional, yaitu Sindikat "Golden Triangle", Sindikat "Golden Crescent", dan Sindikat Indonesia-Belanda.

Baca Juga: Bupati Solok Berjanji Benahi Kinerja Puskesmas

Sindikat itu melakukan berbagai modus operandi seperti disamarkan atau dibungkus dalam berbagai barang yang diimpor ke Indonesia maupun melalui metode ship to ship atau penyelundupan antar kapal melalui pelabuhan tikus.

Untuk itu dalam memberantas peredaran narkoba, Kapolri membentuk Kampung Tangguh Narkoba agar masyarakat memiliki daya cegah, daya tangkal, dan perang terhadap penyalahgunaan narkoba di tingkat kampung.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Tiga Rapat Ini Jadi Penentu Lahirnya Sumpah Pemuda

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:25 WIB

Baznas Jateng Bantu Alat Dakwah Virtual

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:56 WIB
X