17 Pekerja Migran Indonesia Menjadi Wisudawan Universitas Terbuka (UT) Indonesia di Singapura

- Rabu, 16 Juni 2021 | 21:25 WIB
kemenlu/dok
kemenlu/dok

SINGAPURA, suaramerdeka.com - Sebanyak 17 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Universitas Terbuka (UT) Singapura yang dilaksanakan secara daring pada Minggu (13/06/2021).

Para wisudawan tersebut lulus dari berbagai program studi yaitu program studi Sastra Inggris bidang minat Penerjemahan (10 orang), Manajemen (4 orang), Akuntansi (2 orang), dan Ilmu Komunikasi (1 orang). Saat ini terdapat 224 mahasiswa UT di Singapura yang tengah menuntut ilmu di berbagai program studi yang sebagian besar adalah PMI.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada 17 PMI wisudawan.

“Belajar sambil bekerja bukanlah hal yang mudah, diperlukan kedisiplinan, motivasi tinggi, serta kemampuan berupaya tidak kenal lelah," ujar Dubes Suryo Pratomo. Ditekankan pula bahwa wisuda bukanlah merupakan tujuan akhir, namun merupakan titik awal untuk melakukan lompatan jauh ke depan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek RI, Prof. Nizam, yang menyatakan dibutuhkan determinasi yang tinggi dan upaya yang besar untuk terus belajar di tengah kesibukan bekerja sehari-hari.

Dirjen Dikti juga menyampaikan apresiasi yang besar terhadap UT yang telah memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Indonesia di berbagai negara di luar negeri, dengan metode pembelajaran daringnya.

Sementara itu, Rektor UT, Prof. Ojat Darojat menyampaikan bahwa selama 36 tahun, UT telah berperan aktif membangun bangsa melalui akses pendidikan tinggi. Hal ini sesuai dengan tagline UT yaitu making higher education open to all atau membuat pendidikan tinggi terbuka untuk semua pihak.

“UT hadir memberikan akses pendidikan tanpa kendala uang, waktu, dan teknologi", ujar Rektor UT.

PMI telah memperlihatkan kekuatan tekad dan komitmen mereka dalam meningkatkan potensi dan daya saing mereka dengan bergabung di UT sambil bekerja di Singapura. Hal ini merupakan kemauan keras yang harus dapat ditiru dan diikuti oleh warga Indonesia lainnya khususnya WNI di Singapura.

Dalam kesempatan yang sama, Atase Pendidikan RI untuk Singapura menambahkan bahwa UT berperan besar dalam berkontribusi nyata menciptakan SDM unggulan Indonesia dan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: kemenlu

Tags

Terkini

Aniaya Teman Karaoke, 2 Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 September 2021 | 20:12 WIB

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB
X