Kapolri Keluarkan Telegram Berantas Premanisme dan Pungli di Pelabuhan

- Rabu, 16 Juni 2021 | 18:03 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (foto: humas Polri) (Cun Cahya)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (foto: humas Polri) (Cun Cahya)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram guna memberangus pungli dan premanisme di Pelabuhan seluruh Indonesia.

Surat Telegram bernomor ST/1251/VI/HUK.7.1/2021 tanggal 15 Juni 2021 ini ditujukan kepada para Kapolda dikarenakan maraknya aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan telegram ini keluar atas perintah Presiden Jokowi yang meminta Kapolri untuk menuntaskan pungli dan preman yang bikin sopir pelabuhan mengeluh.

Baca Juga: Harga Kripto Melemah, Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun

Pemberantasan pungli ini menurut Agus menyebabkan lemahnya daya saing nasional serta menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

"guna mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional, kamtibmas harus kondusif,” katanya, Rabu 16 Juni 2021.

Dalam telegram tersebut Kapolri tekanan 5 hal yang harus dijalankan oleh seluruh Kapolda.

Pertama, melaksanakan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) di Kawasan Pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing dengan sasaran aksi premanisme.

Baca Juga: Update Corona 16 Juni: Kasus Kematian Akibat Terpapar Virus Covid-19 Saat Ini 53.476 Orang

Kedua, melaksanakan penegakan hukum terhadap segala aksi premanisme di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Aniaya Teman Karaoke, 2 Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 September 2021 | 20:12 WIB

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB
X