PPN Diberlakukan, Biaya Sekolah Akan Kian Mahal

- Rabu, 16 Juni 2021 | 16:47 WIB
Agustina Wilujeng Pramestuti (suaramerdeka.com/dok)
Agustina Wilujeng Pramestuti (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Umum DPP IKA FIB Undip Agustina Wilujeng mengatakan, jangan sampai kebijakan PPN ke sekolah itu membuat pemerintah dinilai mengomersialisasikan dan memprivatisasi Pendidikan. Atau bahkan melepaskan tanggung jawabnya pada penyelenggaraan pendidikan yang merupakan hak rakyat.

''Jika pajak diterapkan, otomatis biaya sekolah akan kian mahal, kian tak terjangkau. Terjadi kapitalissi Pendidikan. Pemerataan kualitas dan akses warga akan pendidikan yang baik akan kian terbatas. Padahal itu tugas negara,'' ingat Agustina.

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjamin pemerataan kesempatan pendidikan. Lalu pendidikan diselenggarakan secara demokratis, berkeadilan, dan tidak diskriminatif.

Baca Juga: Bersantap Menu Spesial Bali sambil memandang Mural Eksentrik

Politikus dari PDI Perjuangan itu juga menilai pungutan PPN ke sektor pendidikan sebagai wujud keadilan dalam dunia usaha adalah argumentasi yang salah.

Baginya, Lembaga Pendidikan swasta harus dilihat sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah menjalankan amanat UUD 1945 untuk pelaksanaan wajib belajar dan pemerataan Pendidikan.

‘''Jadi tidak pada tempatnya jika masyarakat yang berniat membantu, ikut berperan dalam penyelenggaraan pendidikan, justru dibebani dan menjadi objek pajak. Harusnya malah dipermudah dan dibantu,’’ tandasnya.

Baca Juga: Menag Keluarkan SE 13 Tahun 2021, Kegiatan Ibadah Keagamaan di Zona Merah Sementara Dihentikan

Agustina berharap, sebelum menjadi polemik yang berkepanjangan, pemerintah melalui Kemenkeu dapat duduk bersama DPR, terutama Komisi X, untuk menjelaskan berbagai hal terkait rencana pengenaan PPN ke sektor Pendidikan itu. Dia yakin akan ada persepektif baru yang tidak meresahkan dalam rencana PPN itu, jika sedari awal Komisi X dilibatkan

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB
X