Covid 19-Varian Delta Sangat Menular, Satgas IDI Beri Penjelasan

- Rabu, 16 Juni 2021 | 15:12 WIB
Covid-19. (pixabay)
Covid-19. (pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Angka kasus positif Covid-19 di beberapa wilayah mulai menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Belum lagi masyarakat juga diresahkan oleh Covid-19 Varian Delta, yang dikabarkan telah memasuki sejumlah wilayah tanah air.

Varian Delta ini perlu diwaspadai lantaran sifatnya yang sangat menular. Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban pun angkat bicara.

“Dalam catatan saya, varian ini paling banyak ditemukan di Jakarta dan Jawa Tengah. Ada 104 kasus. Untuk penelusuran, memang dibutuhkan WGS (whole genome sequence) atau sampel yang jumlahnya jauh lebih besar,” tulisnya.

Baca Juga: Pemkab Bantah Lonjakan Covid-19 Capai 2.803 Persen

Ia juga mengungkapkan terkait gejala penderita Varian Delta dengan pasien penderita Covid-19 biasa menunjukkan gejala yang sama atau berbeda.

“Ada bukti studi yang menunjukkan kalau gejala varian ini beda dengan varian jadul, seperti demam, batuk, dan kehilangan penciuman. Varian Delta atau yang baru, gejalanya lebih banyak sakit kepala, tenggorokan dan pilek. Seperti kena flu berat,” tambahnya.

Profesor Zubairi Djoerban juga mengungkapkan alasan Covid-19 atau Varian Delta bisa sangat menular.

“Karena varian ini memiliki mutasi yang membantunya menyebar sekaligus menghindari sistem imunitas secara parsial,” lanjutnya, sebagaimana Pikiran-Rakyat.com kutip dari akun Twitter @ProfesorZubairi yang diunggah pada 16 Juni 2021.

Baca Juga: Tak Patuh Prokes, Polsek Mrebet Purbalingga Bubarkan Kegiatan Lomba Burung Merpati

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X