Penguatan Ekspor-Impor Lanjutkan Tren Pemulihan Ekonomi, Airlangga: Neraca Perdagangan Surplus

- Rabu, 16 Juni 2021 | 11:00 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenko Perekonomian)

Selain itu, penyerapan jumlah tenaga kerja juga sudah mulai tumbuh positif untuk memenuhi kebutuhan kapasitas operasional yang meningkat.

Perluasan tenaga kerja ini sekaligus mendorong perbaikan penyerapan tenaga kerja domestik yang sempat menurun akibat Pandemi Covid-19.

“Pulihnya permintaan global dan domestik yang diiringi dengan peningkatan aktivitas manufaktur mendorong peningkatan impor bahan baku dan barang modal,” tutur Airlangga.

Baca Juga: Pemprov Jawa Timur Berkomitmen Prioritaskan Vaksinasi Penyandang Disabilitas

Sejalan dengan nilai ekspor, performa impor Indonesia pada Mei 2021 juga meningkat sebesar 68,68 persen (yoy) atau mencatatkan nilai sebesar $14,23 M.

Impor bahan baku/penolong meningkat sebesar 79,11 persen (yoy). Peningkatan tersebut berpengaruh signifikan terhadap total impor karena memiliki porsi terbesar dibandingkan dengan impor golongan lain yakni sebesar 76,9 persen terhadap total impor.

Di saat yang sama, impor barang modal juga tumbuh positif sebesar 35,28 persen (yoy) dengan porsi sebesar 13,2 persen terhadap total impor.

“Berbagai perkembangan positif ini akan mendukung Indonesia dalam menjawab tantangan-tantangan global dan domestik sehingga ketahanan sektor eksternal dapat tetap terjaga dengan baik di tahun 2021,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X