Strategi Pembangunan Infrastruktur dan Energi Indonesia, Ini Penjelasan Bappenas

- Rabu, 16 Juni 2021 | 08:24 WIB
RTM:  Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Rapat Tingkat Menteri. (suaramerdeka.com / dok)
RTM: Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Rapat Tingkat Menteri. (suaramerdeka.com / dok)

BALI, suaramerdeka.com – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membahas sasaran pembangunan infrastruktur 2020-2024.

Pembahasan dilakukan dalam Rapat Tingkat Menteri bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto, Senin (14/6).

“Kami bicara terkait indikator infrastruktur yang jadi sasaran RKP 2022 dan terkait indeks kemahalan, konstruksi terkait indeks logistik dan terkait harga yang akhirnya ujungnya adalah inflasi, karena itulah kami ingin dari bapak-bapak menyampaikan sasaran RKP 2022,” jelas Menteri Suharso.

Menteri Suharso juga membahas isu ketimpangan ketersediaan infrastruktur antara wilayah barat dan wilayah timur.

Baca Juga: Posko Covid-19 Belum Efektif, Kasus Naik 64 Persen, BOR Tembus 94 Persen

“Biaya konstruksi di wilayah timur lebih mahal dibandingkan biaya konstruksi di wilayah barat. Ketimpangan pembangunan infrastruktur dan ketersediaan di timur juga lebih rendah dibanding barat.”

“Juga muatan di wilayah timur yang lebih rendah dan terbatasnya pelabuhan feeder. Tidak hanya itu, rasio elektrifikasi, ketersediaan air minum dan air bersih juga akan kita pastikan.”

“Lalu apa kira-kira hambatan terkait dengan fiskalnya atau ada program-program non fiskal termasuk konvergensinya dengan DAK. Kami memerlukan konfirmasi dari bapak-bapak,” tutur Menteri Suharso.

Baca Juga: Pemprov Jawa Timur Diminta Prioritaskan Vaksinasi untuk Penyandang Disabilitas

Isu strategis lainnya yang turut dibahas antara lain Jalan Tol Trans Sumatera, kualitas jalan daerah, angkutan umum massal perkotaan, jaringan pelabuhan utama, pembangkit listrik, waduk multiguna, akses air minum perpipaan, percepatan pengelolaan persampahan, penanganan permukiman kumuh, dan satu juta rumah susun perkotaan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X