Ekonom: Peran Satgas Pangan Perlu Diperkuat Jelang Pemilu 2024

- Senin, 27 Juni 2022 | 11:00 WIB
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira. (suaramerdeka.com / dok Celios)
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira. (suaramerdeka.com / dok Celios)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tantangan ekonomi hingga tahun 2024 mendatang perlu segera diantisipasi sejak dini, salah satunya adalah masalah stabilitas harga dan pasokan pangan.  

Salah satu peran Pemerintah yang penting dalam menghadapi ketidakpastian dan tantangan pangan adalah Satgas (Satuan Tugas) Pangan.

Fungsi Satgas Pangan sebagai pengawas rantai pasok bahan pangan baik impor maupun pangan yang bersumber di dalam negeri menjadi modal keseriusan Pemerintah yang harus didukung.

Direktur Eksekutif Celios (Center of Economic and Law Studies) mengatakan bahwa, setiap ada sinyal kenaikan harga pangan, akan muncul risiko penimbunan.

Baca Juga: Ngeri! Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Libatkan 17 Kendaraan

Tugas Satgas Pangan sebagai garda terdepan tentu diharapkan bukan saja membongkar praktik penimbunan, tapi juga melakukan upaya pencegahan seperti menghidupkan early warning system (peringatan dini) di titik distribusi yang rawan apabila ada kejanggalan terkait jumlah pasokan maupun harga.” 

Bhima menambahkan pada saat jelang Pemilu 2024 mendatang, dimungkinkan akan muncul potensi-potensi impor bahan pangan.

Hal ini perlu diantisipasi dengan memaksimalkan ketugasan satgas pangan secara optimal.
 
Sejauh ini kerja-kerja Satgas Pangan perlu mendapatkan dukungan dari seluruh pihak.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 27 Juni 2022: Elsa Bongkar Rahasia Reyna, Amarah Nino Meledak!

“Perlu diapresiasi upaya Satgas Pangan dalam menangani berbagai kasus pangan, misalnya kasus minyak goreng repacking, hingga kebocoran minyak goreng keluar negeri selama terjadi pelarangan ekspor beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Luhut: Jokowi Umumkan Kenaikan Harga BBM Pekan Depan

Jumat, 19 Agustus 2022 | 18:53 WIB
X