PDI Perjuangan Ingatkan Plt Kepala Daerah Tak Bermanuver Politik dan Jadi Alat Pemenangan Capres

- Kamis, 23 Juni 2022 | 08:12 WIB
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Instagram sekjenpdiperjuangan)
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Instagram sekjenpdiperjuangan)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengingatkan bagi para Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah yang akan bertugas, agar taat dengan peraturan perundangan-undangan.

Termasuk, tidak terlibat langsung dalam kampanye maupun memberikan dukungan kepada capres-cawapres pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Hasto menjawab pertanyaan awak media soal kekhawatiran adanya Plt kepala daerah digunakan untuk pemenangan capres-cawapres di sela-sela Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022.

Baca Juga: Sudah Ingin Hengkang, Robert Lewandowski Masih Dinanti Bayern Muenchen di Pramusim

"Itu kan sudah diatur dalam undang-undang, karena penjabat kepala daerah itu tidak boleh terlibat dalam kepentingan kebijakan politik praktis," kata Hasto.

Hasto juga menyebut, bahwa dalam berpolitik harus percaya pada regulasi dan aturan yang sudah dibuat.

Jadi, Hasto menilai pentingnya pengadil dalam setiap penyelenggaraan Pemilu.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini 23 Juni 2022: Cancer-Leo Perhatikan Keluarga, Virgo Saatnya Tamasya Persahabatan!

Termasuk peran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kelompok masyarakat.

"Nah ketika ada yang menyimpang harus ada wasit yang memberikan semprit, ada Menteri Dalam Negeri, ada kelompok sosial masyarakat yang mengawasi Pj Kepala Daerah itu betul-betul bertindak untuk mempercepat kemajuan yang ada di daerahnya," ucap Hasto.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X