Bangsa Indonesia Butuh Kebersamaan Lawan Ujaran Kebencian

- Kamis, 23 Juni 2022 | 07:15 WIB
ilustrasi ujaran kebencian (Pixabay)
ilustrasi ujaran kebencian (Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pada 18 Juni, dunia untuk pertama kalinya memperingati hari melawan ujaran kebencian sedunia.

Setelah tahun lalu Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyoroti keprihatinan global terhadap ujaran kebencian, terutama cyber bullying di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri Februari 2022 z Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan 1.042 akun media sosial untuk diberikan peringatan karena diduga menyebarkan konten bermuatan ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Baca Juga: Jatuh Hari Ini 23 Juni 2022, Apa Keistimewaan Weton Kamis Kliwon Menurut Primbon Jawa?

Menanggapi itu, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan upaya melawan ujaran kebencian di tanah air harus terus dilakukan di tengah kebhinekaan bangsa yang dituntut memperkuat persatuan dalam setiap proses pembangunan Ibu Pertiwi.

"Di tengah keberagaman dan kompleksnya tantangan pembangunan saat ini, bangsa ini membutuhkan kebersamaan yang kuat untuk menjawab setiap tantangan. Pola komunikasi yang baik dan bebas dari ujaran kebencian di ruang publik menjadi sebuah keharusan," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 21 Juni 2022.

Menurut Lestari, efek ujaran kebencian di ruang publik yang mampu memecah belah suatu bangsa itu harus menjadi perhatian serius semua pihak di negeri ini.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 23 Juni 2022: Romansa Gemini, Taurus Jangan Pendam Masalah, Hubungan Aries?

Apalagi, dalam waktu dekat tahapan Pemilu serentak yang sarat dengan aksi kompetisi perorangan hingga kelompok berpotensi menimbulkan friksi.

"Karena sebagian besar pelaku ujaran kebencian mengaku tidak tahu batasannya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X