Tun Dr. Mahathir Mohamad: Pemimpin yang Baik Mengedepankan Kepentingan Rakyat

- Senin, 20 Juni 2022 | 19:23 WIB
Tun Dr. Mahathir Mohamad. (kanan) saat menghadiri Rakernas Partai NasDem. Suaramerdeka.com/dokumentasi Nasdem.
Tun Dr. Mahathir Mohamad. (kanan) saat menghadiri Rakernas Partai NasDem. Suaramerdeka.com/dokumentasi Nasdem.

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tun Dr. Mahathir Mohamad dalam Kuliah Umumnya pada Rakernas Partai Nasdem mengatakan pemimpin yang tidak memiliki keberanian mengamputasi dalam menghadapi masalah yang menahun dan mengambil jalan mudah serta populis, akan memperburuk pemerintahan yang dipimpinnya.

"Apa yang saya sampaikan terkait kepemimpinan suatu negara bukanlah suatu yang baru. Semua perencanaan pembangunan itu harus dilaksanakan oleh pemimpin yang baik yang mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan diri sendiri," katanya dalam Kuliah Umumnya pada Rakernas Partai Nasdem yang direlay dalam diskusi daring Forum Diskusi Denpasar 12, Jumat, 17 Juni 2022.

Mahathir menambahkan setelah dipilih oleh rakyat pemimpin harus mampu memenuhi apa yang diinginkan rakyatnya.

Baca Juga: Bingung Memilih Kambing untuk Kurban Idul Adha? Begini Kriterianya Berdasarkan Sunnah Rasul

Untuk menjadi pemimpin nasional, tegas Mahathir, harus mampu memahami apa yang dipikirkan rakyat sehingga pada akhirnya menimbulkan empati dalam melaksanakan pembangunan.

Sebelum terpilih calon pemimpin harus mampu menjadi penyambung lidah rakyat untuk mengatasi sejumlah persoalan yang dihadapi rakyat.

Mahathir pun mengungkapkan cara mengatasi berbagai masalah negara yang pernah dihadapinya.

Baca Juga: Berhenti Merokok Pilih Hidup Sehat, Pria Ini Malah dapat Berkah Motor, Mau Coba?

Mahathir selalu melakukan diagnosa dalam proses mengatasi masalah, untuk kemudian menghadirkan solusinya.

Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo berpendapat untuk menjadi pemimpin suatu negara itu bukan hal yang mudah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X