Abdillah Toha Komentari Hakim Pangkas Hukuman Pinangki Jadi 4 Tahun, Manusiawi Sekali

Red
- Selasa, 15 Juni 2021 | 19:37 WIB
Jaksa Pinangki. (pikiran rakyat) (Rep)
Jaksa Pinangki. (pikiran rakyat) (Rep)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Vonis hukuman Pinangki Sirna Malasari, terdakwa korupsi dan pidana pencucian uang dipangkas dari 10 tahun menjadi 4 tahun.

Eks Anggota DPR RI Fraksi PAN, Abdillah Toha menanggapi hal itu dengan menyentil hakim yang memberikan keringganan kepada eks Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Terungkap alasan pengadilan mengurangi hukuman Pinangki karena Pinangki mengakui kesalahannya dan bersedia dipecat dari jabatannya sebagai jaksa.

Baca Juga: WHO: Laju Penularan Covid-19 Lebih Cepat dari Vaksinasi

Tak hanya itu, Majelis banding yang diketuai oleh Muhammad Yusuf, Pinangki juga merupakan seorang dari anaknya yang masih balita.

Melihat hal ini, Abdillah Toha membandingkan hukuman koruptor Indonesia dan Tiongkok.

"Di Tiongkok koruptor dihukum mati, di kita diberi keringanan," tulis Abdillah Toha.

"Alangkah "manusiawi"nya hakim-hakim kita. Mau komentar apa lagi ya?" pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Semarang Buka 4 Gedung Karantina Tambahan, Pasien Covid-19 Capai 1.347 Orang

Jaksa Pinangki Sirna Malasari merupakan terdakwa dalam kasus penyuapan uang 500.000 dolar AS atau sekitar Rp7,3 miliar dari buronan Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X