Takziah ke Keluarga Ridwan Kamil, Ustadz Adi Hidayat Sebut Eril Wafat dalam Keadaan yang Mulia

- Senin, 6 Juni 2022 | 10:09 WIB
Ustadz Adi Hidayat beri tausiyah di acara takziah keluarga Ridwan Kamil. (foto: youtube Beepdo)
Ustadz Adi Hidayat beri tausiyah di acara takziah keluarga Ridwan Kamil. (foto: youtube Beepdo)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Keluarga Ridwan Kamil secara resmi mengumumkan atas wafatnya Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) pada Jumat, 3 Juni 2022.

Dengan itu, Ustadz Adi Hidayat juga turut takziah ke keluarga Ridwan Kamil dan Atalia Praratya atas wafatnya putra sulung mereka, Eril.

Saat takziah, Ustadz Adi Hidayat memberikan pesan kepada keluarga Ridwan Kamil yang dimulai dengan surat Al-Luqman ayat 34 yang menyebutkan tentang takdir Allah dan rencana manusia.

Baca Juga: Siap - siap Menerima Hujan Keberuntungan untuk 6 Zodiak Ini, Senin 6 Juni 2022

“Seperti yang ada pada surat 31 ayat 34, “Engkau mungkin punya rencana ideal, namun Aku punya rencana yang lebih baik, dimana seorang hamba itu wafat dalam keadaan apa” Jelas Ustadz Adi Hidayat.

Seperti diterangkan, manusia dalam merangkai masa depannya, melakukan perencanaan ideal dan berharap agar rencana itu dapat berhasil.

Namun, Allah memiliki rencana yang lebih baik untuk mereka.

Baca Juga: Ternyata Badarawuhi Menaruh Hormat kepada Mbah Dok, Ini Faktanya

Ustadz Adi Hidayat juga menyebutkan bahwa Eril, putra pertama Ridwan Kamil dan Atalia Praratya tersebut memiliki cara wafat yang merupakan pembeda dari takdir serupa yang dialami oleh orang lain.

Tak ragu Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa Eril meninggal dunia dalam kondisi yang mulia. Ustadz Adi mengakui hal tersebut karena dirinya sudah mengenal Eril semasa hidupnya.

Eril dikatakannya sebagai anak yang hebat, berdedikasi, dan berbakti kepada orang tua.

Baca Juga: Cek Yuk Ramalan Zodiak Selama Bulan Juni 2022, 7 di Antaranya Bakal Dapat Rezeki Nomplok

“Ajal adalah sesuatu yang pasti, pembedanya dengan hamba lain adalah keadaannya.” Ucap Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari kanal YouTube beepdo.

Ustadz Adi Hidayat menambahkan bahwa kematian yang dialami oleh Eril adalah hal yang berbeda dari orang lain.

"Nah saya menerangkan, bagaimana Allah berkehendak Eril meninggal dalam keadaan-keadaan yang mungkin bagi sebagian manusia dipandang berbeda. Ternyata itu suatu karunia. Saya juga menerangkan ayat-ayat, hadits-hadits tentang kemuliaan-kemuliaan orang yang wafat dalam keadaan tenggelam, sehingga lebih memberikan ketentraman, keyakinan, dan kekuatan," tambahnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X