Mendagri Tegaskan Bakal Tolak APBD Jika Rencana Belanja Produk Lokal Rendah

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 06:15 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat membuka Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2022. (suaramerdeka.com / dok Kemendagri)
Mendagri Tito Karnavian saat membuka Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2022. (suaramerdeka.com / dok Kemendagri)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan akan akan menolak usulan anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD).

Penolakan dari Mendari itu, apabila APBD tidak melampirkan daftar rencana pembelian barang dalam negeri sebesar 40 persen.

"Pada APBD kita tidak akan approve (setujui) apabila tidak dilampirkan rencana pembelian produk dalam negeri," ujar Tito Karnavian saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022 dengan tema di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis 2 Juni 2022

Hal itu dilakukan untuk mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia sebagaimana yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Ikhlaskan Eril, Ridwan Kamil Tulis Puisi untuk Sungai Aare: Bahagiakan Dia dalam Keindahanmu..

Gerakan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mencintai produk buatan dalam negeri terutama yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun koperasi lokal.

“Kebijakan ini adalah kebijakan yang sangat positif, yaitu untuk mendorong produksi dalam negeri, penggunaan barang dalam negeri,” katanya dalam acara yang mengangkat tema 'Percepatan Realisasi APBD dan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri' tersebut.

Tito Karnavian juga meminta gubernur agar mencermati instrumen pengajuan APBD untuk kabupaten/kota.

Gubernur dapat menolak usulan APBD apabila tidak ada lampiran nilai belanja 40 persen barang dan jasa untuk produk dalam negeri.

Baca Juga: Hasil UEFA Nations League: Belanda Menang Telak 4-1 di Kandang Belgia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X