Potensi Kopi di Temanggung Luar Biasa, Branding Masih Jadi Kendala

- Kamis, 2 Juni 2022 | 11:24 WIB
Focus Group Discussion yang digelar Dosen FISIP Undip terhadap petani kopi di Temanggung. (suaramerdeka.com / dok Undip)
Focus Group Discussion yang digelar Dosen FISIP Undip terhadap petani kopi di Temanggung. (suaramerdeka.com / dok Undip)

Selain branding, Joko juga mengatakan masalah lain dari produk kopi Temanggung yakni pengolahan pasca panen.

Bahkan, khusus untuk pengolahan kopi jenis Arabika menuntut pengolahan basah (wet process), yang prosesnya yang cukup panjang dan mahal.

“Petani sebetulnya tahu proses ini. Cuma ya karena berbiaya tinggi akhirnya banyak yang tidak melakukannya”, kata Joko.

Sementara itu, menurut ketua tim pengabdian masyarakat Dr. Dra. Rr. Hermini Susiatiningsih, M. Si., sasaran kegiatan ini adalah petani dikarenakan pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Temanggung.

“Selain itu, petani menjadi salah satu aktor dan faktor dalam menentukan suatu kondisi dimana aspek kehidupan ekonomi terjamin keamanannya," paparnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan akademik di kampus dapat ditularkan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat awam.***

SIMAK INFORMASI SUARAMERDEKA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X