Jamaah Haji Diingatkan soal Cuaca Panas di Arab Saudi, Diminta Jaga Kesehatan

- Jumat, 27 Mei 2022 | 07:15 WIB
Menag Yaqut Cholil Qumas ingatkan jamaah haji soal cuaca panas di Arab Saudi. (https://pixlr.com/x/mubinferdous)
Menag Yaqut Cholil Qumas ingatkan jamaah haji soal cuaca panas di Arab Saudi. (https://pixlr.com/x/mubinferdous)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu tantangan yang dihadapi jamaah haji di Tanah Suci selama musim haji adalah cuaca panas di Arab Saudi.

Saat subuh suhu udara Arab Saudi sudah mencapai 40 derajat celcius, lalu di siang hari mencapai 44 derajat hingga 46 derajat celcius.

Diperkirakan saat puncak haji yakni saat wukuf di Arafah, cuaca Arab Saudi mencapai 50 derajat celcius.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berbicara dengan wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2022 di Kantor Kementerian Agama RI, Rabu 25 Mei 2022.

Baca Juga: Angin Segar bagi Chelsea, Pemerintah Inggris Akhirnya Setujui Proses Akuisisi ke Todd Boehly

"Dua hari lalu saya pulang dari Saudi merasakan betul kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Kondisi memang sangat panas terutama saat puncak haji mendatang. Semoga perkiraan cuaca meleset,'' kata Menag, yang akrab disapa Gus Men tersebut.

Saat di Madinah, Gus Men juga mencoba jalan kaki dari hotel menuju Masjid Nabawi yang berjarak sekitar 500 meter dalam cuaca panas tersebut.

Meski demikian, kondisi tersebut tetap bisa dilewati jamaah haji Indonesia dengan kondisi tubuh yang sehat.

Gus Men juga yakin jamaah yang berusia di bawah 65 tahun bisa melewati kondisi tersebut.

Baca Juga: Virgil van Dijk Sudah Fit, Siap Bela Liverpool Hadapi Liverpool di Final Liga Champions

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X