Termasuk e-KTP, Mendagri Keluarkan Aturan Baru Mengenai Dokumen Kependudukan

- Selasa, 24 Mei 2022 | 07:15 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Instagram @titokarnavian)
Mendagri Tito Karnavian (Instagram @titokarnavian)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengesahkan aturan baru mengenai dokumen kependudukan, termasuk e-KTP.

Aturan itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan.

Untuk dokumen kependudukan yang dimaksud meliputi biodata Penduduk, kartu keluarga, kartu identitas anak, kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Dalam aturan tersebut, pencatatan nama identitas warga di Kartu Keluarga (KK) hingga KTP Elektronik (e-KTP) tidak boleh terdiri dari satu kata saja.

Baca Juga: Situasi Manchester United Tidak Begitu Bagus, Erik ten Hag: Ini Tantangan Besar

Menurut Pasal 4 ayat (2), Pencatatan nama pada dokumen Kependudukan harus memenuhi syarat mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir.

Jumlah maksimal huruf dalam dokumen kependudukan juga tak boleh lebih dari 60 karakter termasuk spasi.

"Jumlah huruf paling banyak 60 (enam puluh) huruf termasuk spasi, dan jumlah kata paling sedikit 2 (dua) kata," katanya.

Sementara berdasarkan Pasal 5 ayat (1), tata cara pencatatan nama pada dokumen kependudukan menggunakan huruf latin sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Baca Juga: Lakukan Peluncuran, Ganjar: Jaga Kesehatan untuk Lari di Borobudur Marathon 2022

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X