Pelaku LGBT di Indonesia Terancam Dipidana? Ini Penjelasan Mahfud MD

- Jumat, 20 Mei 2022 | 19:34 WIB
Menko Polhukam RI Mahfud MD. (tangkapan layar YouTube @Kemenko Polhukam RI)
Menko Polhukam RI Mahfud MD. (tangkapan layar YouTube @Kemenko Polhukam RI)

SUARAMERDEKA.COM - Belakangan ini, LGBT menjadi topik yang marak diperbincangkan.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menanggapi isu kekosongan hukum terkait larangan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Indonesia.

Mahfud MD mengatakan bahwa aturan larangan soal LGBT sebenarnya sudah masuk draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), namun sempat tertunda karena beberapa hal.

Baca Juga: Perilaku Gay Dianggap Menular, Benarkah? Ini Penjelasan Ahli

RKUHP tentang LGBT itu sudah ada di DPR, dulu kan tertunda pembahasannya di DPR karena mendapat tekanan dari LSM. Kalau begitu kok salahkan pemerintah?” kata Mahfud MD seperti dikutip suaramerdeka.com dari Pikiran Rakyat.

Ia menegaskan pemerintah sudah memiliki sikap dan konsep yang moderat untuk melarang perilaku LGBT di Indonesia.

Namun hingga saat ini pelaku LGBT belum bisa ditangkap lantaran belum ada pasal Undang-undang yang bisa menjerat perilaku tersebut.

Baca Juga: Ramalan Shio Juni 2022; 5 Shio Ini Diselimuti Keberuntungan. Jemputlah Peluang Kesuksesanmu

Hingga saat ini, sanksi yang berlaku baru sebatas sanksi otonom, yakni sanksi sosial.

“Sanksi moral dimaki-maki orang, followers kita turun jadi sekian juta, dimaki, dan sebagainya. Kalau sanksi hukum tidak bisa, itu melanggar asas legalitas,” kata Mahfud MD dikutip suaramerdeka.com dalam keterangannya lewat kanal Youtube APHTN-HAN, Jumat, 20 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X