Angkutan Lebaran 2022, Kemarau 2 Tahun yang Tersapu Hujan 22 Hari

- Senin, 16 Mei 2022 | 15:14 WIB
Ilustrasi mudik Lebaran. (Pixabay)
Ilustrasi mudik Lebaran. (Pixabay)

SEPERTINYA, tak ada lagi nada sendu dari insan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2022.

Getir yang terasa pada 2020, pada saat pandemi Covid-19 kali pertama menerjang cenderung sudah menguap karena sudah dilangsir gairah yang merindu.

Memang situasi belum sepenuhnya pulih tapi kebijakan mencabut pelarangan mudik yang diberlakukaan selama dua musim Lebaran berturut-turut membuat wajah-wajah pegawai angkutan jalan baja itu sumringah.

"Terus terang saja, kalau ingat masa dua tahun lalu itu, saya sampai nangis, menitikan air mata melihat kondisi stasiun. Beneran.

Baca Juga: 5 Fakta Baru Siaran TV Digital, Tak Perlu Berlangganan. Bisa untuk Menonton Youtube? Simak Penjelasannya

Sepi, kita hanya sebatas manasin mesin loko, melakukan pemeliharaan, siap digunakan tapi kemudian tak bisa apa-apa," kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Minggu, 15 Mei 2022.

Perasaan hampa itu dirasakan semua yang bertugas. Termasuk pihak lain yang sehari-harinya mencari nafkah pula di stasiun dari mulai pemilik tenan hingga porter.

Semua aktivitas di stasiun yang riuh mendadak padam, digantikan sunyi dan kekosongan yang menyuat kalbu.

Tapi seiring waktu, penggalan masa lalu itu perlahan mulai tersapu. Sempat dalam pembatasan operasional, harapan lebih besar mulai mekar.

Baca Juga: Adegan Adinda Thomas Dililit Ular KKN di Desa Penari Tanpa Pemeran Pengganti? Adinda: Satu Bulan Workshopnya

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X