Kecam Kekerasan Seksual terhadap Anak, Puan Maharani: Harus Dijerat UU TPKS

- Jumat, 13 Mei 2022 | 17:13 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (foto: dok dprri)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (foto: dok dprri)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras penculikan belasan anak di wilayah Jakarta dan Bogor yang disertai dengan kekerasan seksual.

Ia meminta penegak hukum turut menjerat pelaku dengan UU No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Karena berdasarkan pemeriksaan ada korban yang mengalami pencabulan.

Baca Juga: Hardiknas, Momentum Kebangkitan Dunia Pendidikan

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Saya kira tidak cukup hanya dengan menggunakan pasal pidana penculikan. Tetapi juga harus dijerat dengan UU TPKS yang sudah resmi diundangkan, agar korban dan keluarganya mendapatkan keadilan,” tegas Puan Maharani, Jumat (13/5/2022).

Menurur Puan Maharani, UU TPKS yang disahkan DPR RI pada 12 April 2022 lalu dirancang secara progresif untuk melindungi korban kekerasan seksual.

Salah satunya dengan hukuman yang jauh lebih berat terhadap pelaku, dari hukuman yang selama ini hanya diatur dalam KUHP.

Baca Juga: Film KKN di Desa Penari Kapan Berakhir Tayang di Bioskop? Buruan Klik 3 Link Nonton Ini, Dijamin Legal!

“Kasus ini harus menjadi contoh implementasi penegakan hukum oleh aparat yang berwenang di lapangan,” ujarnya.

Dengan hukuman yang berat, diharapkan akan menimbulkan efek jera baik untuk pelaku maupun pihak-pihak yang mencoba melakukan perbuatan serupa.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Heboh! Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:55 WIB
X