Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Mewabah di Jatim, Provinsi Lain Diminta Siaga

- Kamis, 12 Mei 2022 | 13:44 WIB
Lingkungan yang kandang bersih. (Foto dok AC)
Lingkungan yang kandang bersih. (Foto dok AC)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Telah terjadi outbreak (wabah) penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan besar sejak 1 Mei 2022 di Kabupaten Gresik, Lamongan dan Mojokerto Jawa Timur.

PMK telah menyerang total 1.247 ekor sapi. Maka provinsi lain diminta siaga dengan potensi penularan yang sangat cepat yakni antara 90 - 100 persen.

Bagaimana antisipasi peternakan dalam menghadapi PMK?

"Menurut praktisi ternak Roysandi S.Pt, yang paling penting adalah biosecurity atau kebersihan lingkungan kandang dan manusianya,"

kata anggota tim Reserch and Development (R&D) Animal Center Drh. Nugroho Kalipancur Semarang itu, Selasa Rabu 11 Mei.

Baca Juga: Putus Mata Rantai Narkoba, 11 Napi Bandar Narkoba Lapas Semarang Dipindahkan ke Nusakambangan

Menurut lulusan Fakultas Peternakan Undip itu, kewaspadaan peternak sangat diperlukan. Harus rutin semprot desinfektan.

Juga kalau manusia keluar masuk kandang harus semprot desinfektan.

Secara rutin cek kesehatan hewan. Kalau belum terjangkit lebih ke suport vitamin. Serta mencari hijauan nya juga harus hati-hati.

Baca Juga: Korban Cokelat Kinder Joy Bertambah di Inggris, Bagaimana di Indonesia?

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X