Target Penempatan Pekerja Migran, 12 Ribu CPMI Segera Berangkat ke Korea Selatan

- Jumat, 15 April 2022 | 07:15 WIB
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melakukan verifikasi dokumen pendaftaran di Universitas Negeri Semarang. (suaramerdeka.com / Hanung Soekendro)
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melakukan verifikasi dokumen pendaftaran di Universitas Negeri Semarang. (suaramerdeka.com / Hanung Soekendro)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 12 ribu Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melakukan verifikasi dokumen pendaftaran di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini, termasuk program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan (Korsel) sektor manufaktur dan perikanan tahun 2022.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, mengatakan BP2MI telah menargetkan tahun 2022 ini sebagai tahun penempatan, mengingat kondisi yang kian kondusif untuk kembali melakukan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Kegiatan verifikasi dokumen hari ini adalah salah satu rangkaian dari upaya BP2MI untuk mewujudkan harapan tersebut,” ujarnya, Kamis 14 April 2022.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 15 April 2022: Pisces dalam Mood Spekulasi, Aquarius Banjir Perhatian

Lanjut Benny, terdapat sebanyak 11.397 CPMI akan melakukan verifikasi dokumen pendaftaran program G to G ke Korsel sepanjang periode 11 hingga 16 April 2022 di Unnes.

“Diketahui telah ada 1.650 CPMI yang melakukan verifikasi dokumen pada 11 April 2022 dan 2.500 CPMI pada 12 April 2022,” jelasnya.

Benny menambahkan, Jawa Tengah sendiri memang dikenal sebagai daerah yang telah menempatkan PMI dalam jumlah besar ke berbagai negara penempatan.

Sepanjang lima tahun terakhir, dari tahun 2017 hingga 2022, total penempatan PMI yang berasal dari Jawa Tengah sudah mencapai 227.165 PMI.

Baca Juga: Hasil Liga Europa: Barcelona Gagal ke Semifinal Usai Tumbang 2-3 dari Frankfurt

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X