Peluang Besar, BP2MI Gandeng Kampus Persiapkan Pekerja Migran Indonesia

- Kamis, 14 April 2022 | 09:24 WIB
Penandatangani kerja sama BP2MI dan Unimus. (suaramerdeka.com / Hanung Soekendro)
Penandatangani kerja sama BP2MI dan Unimus. (suaramerdeka.com / Hanung Soekendro)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meminta kampus mempersiapkan calon-calon pekerja migran dengan tepat.

Peluang dalam kompetisi persaingan global disebut BP2MI harus mampu dimanfaatkan dengan baik oleh lulusan kampus.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan peluang menjadi Pekerja Migran Indonesia di luar negeri begitu besar.

Namun ia juga menepis pandangan miring soal istilah pekerja Migran yang dulunya disebut dengan TKI.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 14 April 2022: Pisces Cemburu, Pekerjaan Bikin Capricorn Stres

Pekerja migran bukan hanya mereka yang berprofesi dengan asisten rumah tangga atau pegawai pabrik, namun juga pekerja dengan skil-skil khusus.

Benny menyebut salah satunya adalah perawat di rumah sakit luar negeri.

"Tahu tidak, jika gaji tenaga kesehatan di Jerman itu Rp 30-40 juta. Kalau saya tahu dulu, saya juga akan kerja di sana," kata Benny saat memberikan kuliah umum dan dialog interaktif di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Rabu, 13 April 2022.

Benny juga menyinggung bagaimana peran Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi negara yang menyumbang devisa Rp 156 triliun per tahun.

Baca Juga: Fadhilah Sholat Tarawih Malam Ke-13 dan 14: Selamat dari Keburukan, Tak Dihisab Saat Kiamat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X