Transaksi QRIS di Trans Jateng Meningkat Sebesar 44 Persen

- Jumat, 1 April 2022 | 16:28 WIB
internalisasi penggunaan non tunai dengan QRIS pada Trans Jateng di Gedung Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 1 April 2021 . (suaramerdeka.com/dokumentasi Bank Indonesia Jawa Tengah)
internalisasi penggunaan non tunai dengan QRIS pada Trans Jateng di Gedung Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 1 April 2021 . (suaramerdeka.com/dokumentasi Bank Indonesia Jawa Tengah)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Sejak pertama kali launching pada Desember 2021, frekuensi dan nominal transaksi QRIS pada Trans Jateng terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Dalam 3 bulan terakhir frekuensi transaksi menggunakan QRIS di Trans Jateng meningkat sebesar 44 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan sampai dengan 31 Maret 2022 total penggunaan QRIS sudah mencapai sekitar 11.900 transaksi.

Baca Juga: Hukum Menelan Dahak Saat Puasa, Begini Penjelasan Buya Yahya

"Rute Semarang-Bawen merupakan rute yang paling banyak melakukan pembayaran menggunakan QRIS dengan porsi 30 persen dari total transaksi," katanya saat internalisasi penggunaan non tunai dengan QRIS pada Trans Jateng di Gedung Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 1 April 2021 .

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah juga berkomitmen terus mendukung perluasan digitalisasi sistem pembayaran QRIS pada terminal-terminal angkutan umum.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra menambahkan dengan digitalisasi sistem pembayaran QRIS ini tata kelola pemerintah menjadi lebih govern dan mengurangi moral hazard.

Baca Juga: Polisi Siap Tangkap Will Smith, Ternyata Begini Tanggapan Chris Rock

Bank Indonesia menargetkan 2,1 juta pengguna QRIS di Jawa Tengah.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X