Siap-siap Migrasi ke TV Digital, Selamat Tinggal TV Analog

- Senin, 14 Juni 2021 | 21:44 WIB
tv digital (foto:portalsulut.pikiran-rakyat.com/dok)
tv digital (foto:portalsulut.pikiran-rakyat.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia tengah bersiap melakukan migrasi dari televisi analog ke digital atau istilahnya kerap dikenal Analog Switch Off (ASO).

Saat ini, masyarakat mayoritas masih memakai televisi analog yang identik dengan penggunaan frekuensi radio 700 Megahertz (MHz).

Pada penggunaan televisi ini, siaran dari lembaga penyiaran televisi dapat ditangkap oleh televisi analog dengan menggunakan medium antena.

Baca Juga: Innalilahi, Pemain Bulu Tangkis Nasional Markis Kido Meninggal Dunia

Semakin tinggi antena yang dipergunakan, maka tayangan yang didapatkan oleh masyarakat dapat semakin berkualitas.

Sebaliknya, bila antena yang dipasang tidak tinggi, maka kualitas tayangan yang didapatkan tidak berkualitas.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate mengatakan, dalam migrasi itu frekuensi analog akan digabungkan dengan spektrum frekuensi radio sebagai landasan penyiaran televisi digital di dalam negeri. Penggabungan dari dua sumber daya alam frekuensi itu disebut sebagai multipleksing (Mux).

Baca Juga: Markis Kido Pahlawan Bulu Tangkis Indonesia Meninggal Dunia

Penggunaan ini, lanjutnya, akan membuat industri penyiaran televisi menjadi semakin efisien. Dengan infastruktur frekuensi yang besarnya terbatas, bisa dioptimalkan untuk menayangkan penyiaran televisi hingga puluhan program pada waktu yang bersamaan.

"Lembaga penyiaran dalam pengoperasian multiplexing dapat menyiarkan hingga 10 program secara bersamaan hal ini akan berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien. Jadi kita semua mari bersiap menyambut TV Digital, perlahan meninggalkan TV Analog, " kata Menkominfo dilansir dari situs resmi pemerintah indonesia.go.id.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X