Heboh Wacana Presiden Jokowi 3 Periode, Luhut: Itu Bagian dari Demokrasi

- Jumat, 11 Maret 2022 | 13:43 WIB
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi bintang tamu podcast Deddy Corbuzier/ tangkapan layar Youtube Deddy Corbuzier.
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi bintang tamu podcast Deddy Corbuzier/ tangkapan layar Youtube Deddy Corbuzier.



SEMARANG, suaramerdeka.com - Belakangan ini muncul wacana bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) diusulkan untuk menjabat 3 periode.

Wacana Presiden Jokowi yang diusulkan untuk menjabat 3 periode itu pun menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Rakyat Indonesia yang merasa puas dengan kinerja Presiden Jokowi selama menjabat 2 periode sejak tahun 2014 ingin jika sang presiden bisa kembali memimpin.

Baca Juga: Dituduh Ajarkan Trading, Mantan Istri Doni Salmanan, Giwi Ruwanita Beri Klarifikasi

Terlebih setelah Presiden Jokowi memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Dan jabatan Jokowi akan selesai di tahun 2024 sehingga dirasa akan menimbulkan banyak PR bagi presiden selanjutnya

Namun wacana presiden menjabat selama 3 periode merupakan pelanggaran konstitusi.

Baca Juga: Jadwal MPL S9 Minggu Keempat, Perdana AURA Fire VS RRQ Hoshi

Disebutkan dalam UUD 1945 pasal 7 yang menyatakan bahwa presiden menjalani masa jabatan selama 5 tahun dan hanya dapat diperpanjang sekali.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X