Kapolri Diminta Berantas Mafia Tanah di Sektor Perkebunan

- Senin, 14 Juni 2021 | 16:40 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta turun tangan untuk memberantas mafia tanah sektor perkebunan di daerah-daerah di Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Aliansi Keadilan Agraria - Setara Institute, menyusul adanya dugaan mafian tanah yang merugikan para petani di Desa Pangkalan Baru, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Menurut Disna Riantina selaku Pengacara Publik, Koordinator Tim Advokasi Keadilan Agraria - Setara Institute, para petani yang dirugikan akibat dugaan mafia tanah berjumlah 997 orang.

Baca Juga: Ikuti Gerakan Jateng Gayeng Telung Ng, DLH Serius Garap Proklim di Kampung Meteseh

Imbasnya, hasil panen mereka tak maksimal lantaran lahan yang dipakai untuk berkebun sawit menyusut drastis.

"Kami mendesak Kapolri untuk mengambil tindakan nyata dalam memberantas mafia tanah. Aliansi juga mendesak agar Kapolri memberikan dukungan nyata pada perjuangan 997 petani yang menjadi korban mafia tanah dengan segera memproses laporan Aliansi Keadilan Agraria - Setara Institute di Bareskrim Polri," ujar Disna Riantina di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

Pada Jumat (11/6) lalu, Disna bersama para petani Desa Pangkalan Baru, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, mengadukan Kapolres Kampar bersama jajarannya ke Propam Polri.

Baca Juga: Perketat Prokes, Varian Delta Terdeteksi di Kabupaten Kudus Bisa Pengaruhi Respon Sistem Imun

Para petani tersebut tergabung dalam Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa-M). Hal itu dilakukan lantaran jajaran Polres Kampar dinilai tidak profesional dalam bekerja menyelesaikan sengketa tanah petani di Desa Pangkalan Baru.

Selain melaporkan ke Propam Polri, Kopsa-M bersama Setara Institue juga melaporkan dugaan korupsi di tubuh PTPN V ke KPK pada bulan lalu, serta ke Bareskrim Polri dengan laporan dugaan tindak pidana penyerobotan lahan yang diduga melibatkan perusahaan tertentu, yang saat ini beroperasi tanpa izin di lahan seluas 400 hektar milik petani.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X