Menaker Revisi Permenaker JHT, LaNyalla: Jangan Hanya Sekadar Lip Service

- Rabu, 23 Februari 2022 | 20:10 WIB
ILUSTRASI - Revisi Aturan JHT/ (kemnaker.go.id)
ILUSTRASI - Revisi Aturan JHT/ (kemnaker.go.id)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto telah menghadap Presiden RI Joko Widodo guna membahas regulasi JHT dalam Permenaker No. 2 Tahun 2022 yang menuai banyak polemik dari publik, terutama dari elemen buruh.

“Bapak Presiden memberikan arahan agar regulasi terkait Jaminan Hari Tua (JHT) ini lebih disederhanakan,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah lewat keterangan persnya Selasa (22/2).

Melalui pertemuan tersebut, Permenaker No. 2 Tahun 2022 ini akan direvisi oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Belum Juga Dioperasikan, Drama Pengoperasian Jalur KA Reaktivasi Antara Cibatu-Garut Masih Berlanjut

“Kementerian Ketenagakerjaan RI akan melakukan revisi aturan pelaksanaan program Jaminan Hari Tua (JHT). Saat ini, pelaksanaan JHT tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua,” tulis siaran pers Kemnaker.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Matalitti meminta agar revisi aturan Jaminan Hari Tua (JHT) tidak hanya sekadar lipservice untuk meredam gejolak penolakan dari publik, revisi JHT harus benar-benar berpihak pada kaum pekerja.

“Saya kira perintah Presiden itu cukup menjawab keberatan publik, terutama kalangan buruh. Kita tunggu implementasinya. Yang terpenting revisi aturan JHT ini mengutamakan kepentingan buruh sebagai pemilik hak dana JHT,” kata LaNyalla, Rabu (23/2) dikutip dari akun resmi Instagram DPD RI.

Baca Juga: Aktingnya di 'Twenty Five Twenty One' Memukau, Aktor Nam Joo Hyuk Kembali Disorot Netizen

“Kita harus sadari betul bahwa JHT sebenarnya hak penuh para buruh karena memang itu uang mereka. Para pekerja ini memiliki beban setiap bulannya berupa pemotongan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu program BPJS Ketenagakerjaan adalah JHT. Ini perlu ditegaskan karena merupakan tabungan pekerja selama masih aktif bekerja,” lanjutnya.***

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X