Fraksi Demokrat-Golkar Salatiga Tolak PPN Sembako dan Pendidikan

- Senin, 14 Juni 2021 | 10:51 WIB
Diah Sunarsasi. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)
Diah Sunarsasi. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Ketua Fraksi Demokrat-Golkar DPRD Kota Salatiga Ir Hj Diah Sunarsasi menyampaikan penolakan rencana pemerintah menerapkan kebijakan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) bahan kebutuhan pokok (sembako) dan pendidikan.

Menurutnya kebijakan tersebut pada ujungnya adalah menyengsarakan masyarakat, yang saat ini sudah mengalami berbagai persoalan ekonomi dan masih menghadapi pandemi Covid-19.

''Usulan saya kalau mencari pendapataan negara dari masyarakat sebaiknya tidak menyentuh kelompok ekonomi lemah. Aturan tersebut perlu diperjelas lagi. Bila memang memberatkan masyarakat sebaiknya dibatalkan saja,'' kata Diah, kemarin.

Baca Juga: Satgas Minta Jawa Tengah Waspada, 3 Daerah Mendekati Zona Merah

Mantan Wakil Wali Kota Salatiga itu menjelaskan, saat ini semua kelompok masyarakat ekonomi bawah mengalami persoalan keuangan yang sangat berat.

''Semua kan tahu kalau saat ini semua kelompok masyarakat ekonomi bawah sudah sangat tertekan secara finansial. Kalau ditambah kebijakan-kebijakan yang tidak prorakyat, maka akan semakin membebani rakyat,'' tegas Diah.

Kebijakan pajak pertambahan nilai kebutuhan sembako dan pendidikan, sudah jelas merugikan rakyat.

Baca Juga: LP Ma'arif NU Tolak Pajak Pendidikan, Ungkap Gaji Guru Tidak Layak

Diah akan membawa aspirasi penolakan PPN kebutuhan sembako hingga ke pemerintah pusat. Komisi XI DPR RI yang bersinggungan dengan kebijakan itu, harus menolaknya pula.

Pemerintah dalam hal itu Kementerian Keuangan perlu arif dan bijaksana sebelum menerapkan kebijakan itu.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X