JPU Tak Puas, Ajukan Banding Atas Pidana Seumur Hidup Herry Wirawan

- Rabu, 23 Februari 2022 | 06:15 WIB
JPU ajukan banding pada hukuman Herry Wirawan. (dok Kejati Jawa Barat)
JPU ajukan banding pada hukuman Herry Wirawan. (dok Kejati Jawa Barat)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding terhadap pidana seumur hidup yang diterima Herry Wirawan, terdakwa kasus pencabulan 13 santriwati.

Ada sejumlah pertimbangan mendasari keputusan banding yang diajukan JPU di antaranya adalah bahwa tindakan yang dilakukan Herry Wirawan merupakan kejahatan serius.

Karenanya, perbuatan Herry Wirawan tersebut patut diberikan ganjaran setimpal seperti dituangkan dalam tuntutan.

Pihaknya berharap memori banding itu menjadi bahan pertimbangan majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung dalam mengeluarkan putusannya.

Baca Juga: Ada 4 Daerah yang Diberlakukan PKKM Level 4, di Jateng Kota Tegal dan Kota Magelang

"Kami tetap menganggap perbuatan Herry Wirawan merupakan kejahatan sangat serius, jadi tuntutan kami adalah pidana mati, itu point utama memori bandingnya," kata JPU Asep Nana Mulyana di Bandung, Selasa 22 Februari 2022.

Poin tersebut melengkapi keberatan lainnya yang diajukan JPU, di antaranya keputusan membebankan kepada negara atas perbuatan Herry Wirawan untuk memberikan restitusi kepada korban.

Bagi Asep yang juga Kajati Jawa Barat ini, putusan tersebut tidak tepat, karena ganti rugi tersebut merupakan tanggung jawab.

"Ketika diserahkan ke negara seolah negara yang salah. Pelaku lainnya nantinya berharap negara menggungnya pula. Jadi kami perlu meluruskan hal itu," katanya.

Baca Juga: Siapa yang Akan Menjabat Kepala Otorita Ibukota Negara? Ini Kata Presiden Jokowi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengacara Kamaruddin Minta Oknum Jaksa Diperiksa

Jumat, 25 November 2022 | 16:48 WIB

RUU KUHP Segera Disahkan, Ini Komentar Ahli Hukum

Jumat, 25 November 2022 | 14:12 WIB
X