Pengerukan Waduk Mrica Penting untuk Jaga Performa PLTA

- Minggu, 13 Juni 2021 | 19:52 WIB
Pengerukan Waduk Mrica Penting Banjarnegara. SM/Dok
Pengerukan Waduk Mrica Penting Banjarnegara. SM/Dok

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Pengerukan Waduk Mrica dinilai sudah sangat mendesak dilakukan untuk menjaga performa pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Laju sedimentasi di waduk tersebut mencapai sekitar 4 juta meter kubik per tahun.

General Manager PT Indonesia Power Mrica PGU, Slamet Suwardi mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi dalam operasional PLTA yakni pendangkalan.

Laju sedimentasi oleh sampah dan material lumpur dari hulu yang terjebak di waduk mencapai 4 juta meter kubik per tahun.

Baca Juga: Keliling Solo Puan Ditemani Gibran, Tinjau Proses Rehabilitasi Pasar Legi

“Kondisi saat ini, sudah lebih dari separoh kapasitas waduk sudah terisi sedimen,” katanya.

Dikatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga performa pembangkit.

Langkah yang sedang dilakukan antara lain pengambilan sampah yang dilakukan 24 jam terus dilakukan.

Pihaknya juga memasang trash boom atau perangkap sampah di sejumah titik.

“Standar operasi aman juga masih berjalan sampai nanti waduk bisa kembali seperti sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga: 165 Warga Binaan Lapas Narkotika Yogyakarta Terpapar Covid-19

Slamet menyatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan yakni pengerukan sedimen. Pengerukan ditargetkan mampu mengurangi sedimen hingga 4 juta meter kubik pertahun.

Pengerukan akan dilakukan oleh asosiasi Berkah Serayu Lestari yang saat ini sedang dalam proses penyesuaian alat.

“Kami berharap segera dimulai, tapi mereka masih menyesuaikan mesin karena alat yang diajukan untuk digunakan belum sesuai dengan spesifikasi dari tim teknis,” paparnya.

Menurutnya, pengerukan sediman sudah sangat mendesak dilakukan. Rencananya, pengerukan sedimen dilakukan di 4 titik dari 10 titik yang dimungkinkan untuk dilakukan pengerukan.

Titik paling mendesak yakni di bagian lereng yang sangat mempengaruhi intake waduk.

“Pengerukan dilakukan dengan sistem sedot. Harapan kami, kapasitas penyedotan ini setara dengan laju pendangkalan,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB
X